Tembakan Burung Ciblek Membuat Terkesima


burung perenjak www.burung45.blogspot.com

Mengenal Burung Ciblek

GoKicau.com - Burung ini termasuk burung yang bagus untuk masteran burung. Burung ciblek memiliki suara khas yang keras dan tajam sehingga ia dapat membuat efek hentakan pada pendengarnya. Kebanyakan penggemar burung menggunakannya sebagai masteran di rumahnya sehingga burung dapat meniru kicau burung ciblek ini. Burung yang biasa menggunakan suara ciblek seperti kacer, cendet, burung kakaktua dan burung-burung lain.

Burung ciblek biasanya tinggal di daerah persawahan, perkebunan, ladang, pinggiran hutan dan hampir setiap tempat bahkan sering kita temui dalam populasi atau di sekitar rumah kita. Tapi saat ini populasi burung ciblek sudah sangat berkurang dan mulai jarang kita temukan di lingkungan kita. Hal ini karena banyak diburu oleh penduduk untuk dijual. Perkembangbiakannya sebenarnya termasuk cepat, tetapi cukup jarang dilestarikan dan juga karena banyak diburu orang akhirnya sekarang menjadi burung langka.

Secara umum ini burung ciblek berkembangbiak saat menjelang musim hujan. Sementara yang paling disukai makanan alami burung ciblek adalah serangga, seperti ulat, rayap telur, daun, kupu-kupu, kroto dan serangga lainnya.
Baca juga: Branjangan si "Master" Burung Kicau yang Sulit Ditaklukkan
Pada umumnya burung ciblek ini berkembangbiak pada saat menjelang musim hujan, telur satu sarang biasanya berjumlah 2 sampai dengan 3 butir. Sedangkan makanan alami yang paling disukai ciblek adalah serangga, seperti ulat daun, rayap, telur kupu-kupu, telur semut dan jenis serangga lainnya.

Burung Ciblek Mulai Langka

perenjak kebun www.burung45.blogspot.com

Burung Ciblek dengan nama latin (prinia familiaris), nama lain brung ini adalah perenjak, merupakan burung yang sudah mulai langka di kelas menengah. Ini sepadanan dengan burung jenis tledekan serta decu. Burung ini termasuk golongan burung kecil yang pandai berkicau dan bersuara bagus.

Ciblek sering ditemukan di pulau Jawa. Sumatra dan Bali. Burung ini tinggal pada ketinggian 900 m di atas permukaan laut di (Sumatera) hingga ketinggian 1. 500 m di atas permukaan laut (Jawa dan bali).

Ciblek memiliki ukuran tubuh kecil, dimana panjang dari ujung paruh ke ekornya hanya kurang lebih 12 cm. Bulu burung dipunggung hijau abu abuan bermotif dengan ujung ekor totol kehitaman tidak tebal. Pada sisi punggung ciblek sendiri memiliki dua jenis warna yakni warna dada putih untuk jenis burung ciblek kebun serta berwarna abu abu agak gelap untuk burung ciblek sawah.

Ciblek dada putih mempunyai intonasi yang panjang, keras serta lebih melengking dengan nada bersuara cap.. cap.. cap… namun burung ciblek sawah berbunyi cip.. cip.. cip… paruh burung ciblek berupa runcing serta kecil dengan sisi atas kehitaman serta bawah kekuningan. kakinya amat rapuh berwarna coklat kemerahan.

Untuk mengetahui jenis kelamin dapat dilihat dari fisik serta warna paruh sisi. Pada burung jantan bagian bawah paruh berwarna putih pada sisi ujung paruh hitam, tapi pada jenis betina sisi bawah paruhnya adalah putih polos.

Untuk jantan dewasa sisi bawah paruhnya berwarna full hitam serta mata yang memerah mengisyaratkan bahwa burung tersebut telah dewasa. Selain untuk membedakan jenis kelamin burung ciblek, dikenal dari nada yang dikeluarkan. Jantan selalu mengeluarkan nada beragam namun monoton yaitu "ciklak... ciklak... ciklak "kemudian diikuti oleh nada" crecetetet... “.

Ciblek jantan akan bereaksi segera saat melihat jantan lain yang jenis. tetapi betina hanya mengeluarkan nada monoton dan hanya membalas tembakan dari jantan "ciap... ciap... ciap "dan diikuti oleh nada" cit. cit.... ci... ".
Baca juga : Duo Maut Raja Kicau Burung Anis Kembang & Anis Merah
Burung ciblek atau perenjak ini tinggal dengan sebuah kelompok kecil. umumnya mereka tetap melacak makanan di area terbuka seperti ladang, kebun, rumput, dan hutan bakau.

Di alam liar, ciblek dapat berbunyi dengan bersahut-sahutan dengan kawanannya. Kicauan tersebut sebagai sinyal komunikasi supaya tidak terpisah serta juga sebagai sinyal peringatan ketika ada bahaya.

Ciblek memiliki karakteristik saat berkicau dapat mengangkat pantat dan ekor tampak lebih indah. Burung ini memakan ulat dan serangga kecil. Kadang-kadang mereka bisa turun ke tanah untuk mengambil cacing yang muncul di permukaan.

Ciri Burung Ciblek Jantan dan Burung Ciblek Betina :

Burung Ciblek jantan

 

burung perenjak jantan www.burung45.blogspot.com

  1. Warna paruhnya secara keseluruhan berwarna hitam atau gelap.Adapun yang masih usia muda, pada paruh yang bawah,warnanya putih akan tetapi bagian ujung parihnya berwarna hitam.
  2. Tubuhnya lebih besar dari betina.
  3. Warna bulu terlihat lebih gelap atau tua.
  4. Ekornya lebih panjang dari betina.
  5. Mental tarungnya sangat tinggi saat melihat burung sejenis.

Burung Ciblek betina

 

burung perenjak betina www.burung45.blogspot.com

  1. Warna paruh pada bagian bawahnya berwarna putih.
  2. Tubuhnya lebih kecil dari yang jantan.
  3. Warna bulu lebih muda dan kontras.
  4. Suaranya monoton dan biasanya cuma mengiringi suara burung jantan.
  5. Ada alis berwarna putih di atas matanya.

Perawatan Burung Ciblek Gacor

Bagaimana cara menaikan suara ciblek agar lebih gacor dan keras? Berikut ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan agar volume suara ciblek menjadi keras :

1. Pengembunan Burung Ciblek

Pengembunan burung pada pagi hari menjadi salah satu cara yang popular dilakukan para pemelihara burung ciblek. Suasana pagi hari sekitar pukul 5.00 WIB atau sehabis subuh merupakan cara terbaik untuk mengembunkan burung. Burung yang diembunkan akan merasakan suasana alam aslinya. Selain itu pada dasarnya burung akan lebih senang berkicau pada pagi hari.

Sehingga cara ini akan membuat burung berolahraga melatih otot-otot suaranya dan pada akhirnya suara ciblek juga akan menjadi lebih keras dengan sendirinya. Manfaat lain dari pengembunan selain untuk menambah volume suara ciblek adalah dapat menstabilkan birahi burung.

2. Penjemuran Burung Ciblek

Ada beberapa jenis penjemuran yang dapat membuat suara ciblek menjadi keras.

PENJEMURAN LANGSUNG

Penjemuran langsung adalah menjemur burung secara langsung dibawah terik matahari dalam waktu yang lama. Dengan begitu suhu tubuh burung akan menjadi panas dan membuat birahinya menjadi tinggi. Sehingga akan membuat suaranya lebih keras dan ngotot.

Namun cara ini ada kelamahannya yaitu suara burung menjadi tidak bening/serak karena panasnya suhu tubuh membuat banyak lendir pada tenggorokan burung ciblek.

PENJEMURAN TIDAK LANGSUNG

Yang dimaksud dengan penjemuran tidak langsung adalah menaruh sangkar dibawah atap  yang terkena matahari secara langsung. Cara ini sebetulnya sama tujuannya dengan penjemuran langsung, namun lebih baik dengan cara ini karena tidak akan membuat burung menjadi dehidrasi. Sehingga suara burung tidak menjadi serak atau tidak bening.

3. Settingan Pakan Burung Ciblek

Untuk mendapatkan suara burung ciblek gacor yang keras juga dapat melalui setingan pakan burung. Beri burung makanan tambahan yang memiliki kandungan protein tinggi seperti kroto dan ulat hongkong.

Protein tinggi pada kroto akan membuat burung menjadi rajin berkicau, sedangkan ulat hongkong akan membuat tubuh ciblek menjadi panas.

Sehingga dengan pemberian (EF) extra fooding tersebut membuat burung ciblek gacor dengan suara keras dan ngotot.